Bumi Resources bergerak untuk mengakuisisi Loyal Metals dalam upaya ekspansi emas-tembaga

Perusahaan pertambangan batu bara PT Bumi Resources Tbk mengumumkan rencana mengakuisisi seluruh saham beredar Loyal Metals Ltd, sebagai bagian dari strategi ekspansi ke aset emas dan tembaga. Transaksi tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus 2026.

Akuisisi strategis melalui skema yang disetujui pengadilan

Akuisisi tersebut akan dilakukan melalui Akta Pelaksanaan Skema (SID) yang ditandatangani kedua perusahaan. Berdasarkan perjanjian ini, dengan persetujuan pengadilan Australia sesuai dengan Corporations Act 2001, Bumi Resources akan mengakuisisi 100% saham Loyal Metals yang diterbitkan.

Pemegang saham setia akan menerima A$0,45 per saham dalam bentuk tunai, sehingga nilai ekuitas perusahaan sekitar A$79,11 juta (setara dengan sekitar US$50–52 juta). Penawaran tersebut mewakili premi 40,6% dibandingkan harga penutupan saham Loyal pada 24 April 2026, dan secara signifikan melebihi rata-rata perdagangan terkini.

Penilaian yang menarik dengan eksposur risiko proyek yang lebih rendah

Manajemen Loyal Metals mencatat bahwa penawaran tunai tersebut memberikan kepastian nilai bagi pemegang saham dengan premi yang menarik. Skema ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan pengembangan proyek pertambangan Loyal di Australia dan Kanada.

Akuisisi ini akan dibiayai melalui cadangan kas internal Bumi dan/atau fasilitas pembiayaan. Pada tanggal 31 Desember 2025, perusahaan melaporkan kas dan setara kas yang tidak dibatasi penggunaannya sekitar US$118,6 juta.

Dukungan bulat dari dewan dan jalur yang jelas menuju persetujuan pemegang saham

Pendiri dan Ketua Peretz Schapiro menekankan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai bagi pemegang saham sejak pencatatannya pada tahun 2021.

“Atas nama direksi, saya dengan suara bulat merekomendasikan agar pemegang saham memberikan suara mendukung skema ini,” kata Schapiro dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.

Setelah persetujuan pengadilan, Loyal Metals berencana untuk mendistribusikan buklet skemanya kepada pemegang saham antara akhir Juni dan awal Juli 2026. Dokumen tersebut akan menguraikan rincian transaksi, rekomendasi dewan, dan penilaian ahli independen terhadap kesepakatan tersebut.

Rapat pemegang saham untuk pemungutan suara atas proposal tersebut dijadwalkan pada awal Agustus 2026.

Garis waktu yang ditentukan dan peta jalan yang jelas menuju penyelesaian

Tonggak penting dalam transaksi ini meliputi:

  • Pengumuman skema akuisisi: 27 April 2026
  • Penyerahan buklet rancangan skema ke Komisi Sekuritas dan Investasi Australia: pertengahan Juni 2026
  • Sidang pengadilan pertama: sekitar 22 Juni 2026
  • Pendaftaran dan penerbitan buklet skema di Bursa Sekuritas Australia: sekitar tanggal 29 Juni 2026
  • Rapat Pemegang Saham: sekitar tanggal 3 Agustus 2026
  • Persetujuan akhir pengadilan dan tanggal efektif: pertengahan Agustus 2026
  • Pelaksanaan transaksi: pertengahan hingga akhir Agustus 2026

Setelah selesai, pemegang saham setia akan menerima pembayaran tunai sesuai dengan harga penawaran yang disepakati.

Mendukung perluasan proyek dengan perlindungan lingkungan yang kuat

Sebelum rencana pengambilalihan, Loyal Metals mendapatkan opsi untuk mengakuisisi 100% saham di proyek tembaga-emas Highway Reward dan Big Magpie di Queensland, Australia, pada 14 April 2026.

Sehubungan dengan transaksi yang lebih luas, kedua perusahaan juga menandatangani Perjanjian Skema Penyediaan Keuangan. Berdasarkan perjanjian ini, Bumi Resources akan memberikan jaminan lingkungan hidup sebesar A$8,2 juta (sekitar US$5,3 juta) jika akuisisi proyek Jalan Raya selesai sebelum pengambilalihan.

Jaminan lingkungan hidup ini, yang diwajibkan oleh regulator Australia untuk pengalihan izin pertambangan, akan dikenakan tingkat bunga tahunan sebesar 10%, yang harus dibayar bersama dengan pokok pinjaman.

Perjanjian tersebut lebih lanjut menetapkan bahwa jika Akta Pelaksanaan Skema diakhiri, Loyal Metals harus mengamankan asetnya sebagai jaminan untuk memastikan kewajiban pembayaran kembali, tergantung pada persetujuan dari pemegang royalti yang terkait dengan proyek Jalan Raya.